Categories
ARTIKEL

Millennial Makin Susah Punya Rumah, Harus Apa Biar Dapat Hunian?

Milenial bisa mendapatkan properti yang cocok dan pas di kantong dengan menabung untuk uang muka (down payment/DP) untuk membeli rumah dengan skema kredit pemilikan rumah (KPR). General Manager Marketing Kota Podomoro Tenjo Yoga Gunawan dalam sebuah podcast menjelaskan sebelum membeli rumah bisa melakukan penyesuaian dan persiapan bajet. 

Hunian yang dipilih harus memberikan proyeksi kehidupan yang dapat dirasakan dan dinikmati selama 10-20 tahun ke depan. Oleh karena itu, pilihlah hunian yang menunjang aksesibilitas dan fasilitas yang lengkap. sebelum membeli rumah harus memiliki tujuan dan tekad yang kuat.

Pasalnya saat ini banyak milenial yang terjebak di dalam lingkaran sandwich generation yang menghimpit kebutuhan ekonomi keluarga dalam waktu bersamaan.dengan berani membeli rumah di saat sekarang adalah salah satu kunci untuk menghentikan ‘sandwich generation’ karena aset properti termasuk investasi jangka panjang yang dapat dinikmati bersama keluarga.

Categories
ARTIKEL

Faktor Penyebab Kenaikan Harga Properti Per Tahun

Properti merupakan salah satu instrumen investasi jangka panjang yang sangat menjanjikan. Harga jualnya yang terus melambung pada setiap tahunnya, dianggap sebagai lahan basah bagi para investor.  Kenaikannya cukup tinggi untuk industri ini, ditaksir mencapai 10 hingga 15 persen pada setiap tahunnya. 

Salah satu faktor yang membuat harga properti melambung adalah inflasi. Sejatinya, inflasi terjadi setiap tahun serta berpengaruh pada kenaikan harga barang dan jasa secara umum. Dalam dunia properti, inflasi berpengaruh pada kenaikan harga material bangunan yang membuat biaya pembangunan membengkak. Inflasi juga berpengaruh pada kenaikan suku bunga KPR. Apalagi saat ini, ketika kondisi ekonomi global terpuruk akibat pandemi Covid-19. Semakin tinggi permintaan maka semakin tinggi pula harga dari suatu komoditas baik barang ataupun jasa. Hal ini juga berlaku dalam dunia properti. Laju pertumbuhan penduduk sejalan dengan meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap hunian.

Lokasi dan aksesibilitas menjadi faktor yang menyebabkan kenaikan harga properti per tahun selanjutnya. Rumah yang berada di lokasi strategis dan memiliki kemudahan aksesibilitas dalam menjangkau sejumlah fasilitas publik, pasti dijual dengan harga tinggi. Maka jangan heran, kalau harga rumah atau properti yang berada di pusat kota dibanderol dengan nilai selangit.  Kenaikan harga material bangunan di pasar global. Tidak cuma satu faktor, hal ini disebabkan oleh berbagai hal. 

Categories
ARTIKEL

Mungkinkah Milenial Membeli Rumah di Usia 20 Tahunan?

Memiliki properti menurut kebanyakan milenial bukan merupakan kebutuhan utama. Mereka lebih menekankan pada pemenuhan gaya hidup seperti pakaian, makanan dan minuman, traveling, dan hobi. Rumah berada di urutan terakhir dan bukan suatu hal penting atau mendesak untuk diwujudkan. Prioritas mereka adalah menikmati hidup dan traveling untuk mendapatkan pengalaman baru.

Generasi muda sekarang dan mungkin sebagian dari kalian pesimis memiliki rumah sendiri karena tingginya harga rumah, mahalnya bunga KPR, dan sulitnya mencari pekerjaan dengan penghasilan yang layak. Bagi millennial, harga beli rumah memang menjadi kendala, tidak terkecuali uang muka (down payment, DP). Untuk pendanaan pembelian hunian (rumah atau apartemen), milenial dapat memanfaatkan skema pembiayaan seperti Kredit Pemilikan Rumah/Apartemen (KPR/KPA) yang disediakan oleh Bank.

Alasan pertama untuk membeli rumah sedini mungkin adalah harga rumah yang memiliki kemungkinan untuk naik secara signifikan setiap tahun. Kondisi ini biasanya didukung oleh lokasi yang potensial. Menunda pembelian rumah tidak akan membantu meningkatkan kemampuan membeli, karena walaupun penghasilan meningkat tetapi harga rumah juga meningkat juga.

Menentukan harga rumah yang di inginkan. Tentukan target yang masuk akal dan sesuai dengan penghasilan kalian saat ini dan kemungkinan peningkatan penghasilan beberapa tahun ke depan. Kesulitan utama milenial dalam membeli rumah adalah tidak memiliki dana untuk membayar uang muka yang merupakan prasyarat KPR. Karena itu, mau tidak mau, uang muka harus dikumpulkan jika ingin punya rumah. Cara paling efektif adalah dengan menetapkan jumlah tabungan yang akan Sobat Sikapi simpan setiap bulannya, minimal sebesar 30% dari penghasilan bulanan. Pisahkan uang tersebut pada rekening khusus dan selalu utamakan menabung setiap kali gaji baru diterima. Menabung 30% dari penghasilan kalian setiap bulan secara disiplin, kurang lebih Rp 50 – 70 ribu setiap harinya, maka kalian akan mendapatkan dana sekitar Rp 137 juta pada usia 24 tahun yang bisa dimanfaatkan sebagai uang muka pembelian rumah. Dengan cara ini, kalian sudah bisa memiliki rumah saat berusia 25 tahun. Untuk sisa pembayaran rumah (70% sisa total harga), kalian bisa melunasi dengan mencicil dari gaji yang umumnya naik 10% setiap tahunnya.

Categories
ARTIKEL

Membedah Stigma Milenial Tak Bisa Beli Rumah Karena Gaya Hidup Boros Ala Jogja Graha Selaras

Stigma dan tanggapan masyarakat dengan gaya hidup boros selalu dikaitkan dengan ketidakmampuan seseorang membeli rumah di usia muda atau milenial. Gaya hidup serba boros, tak pandai mengatur keuangan, dan mengutamakan kesenangan. Hal ini sudah terlanjur melekat sebagai citra para anak muda masa kini atau yang sering disebut dengan generasi milenial, atau Gen Y. Generasi yang lahir pada tahun 1982-1996  ini kira kira sudah berumur 25-41 tahun di tahun 2022 ini yang mendominasi populasi kalangan muda yang produktif.

Angka ini tentu menjadi sebuah peluang menguntungkan bagi sebagian sektor bisnis, yang menyasar Gen Y, contohnya seperti properti. Pasalnya, kalangan muda merupakan segmentasi yang dirasa tepat karena akan mencari hunian maupun produk properti pertamanya. Riset dari data menunjukkan generasi millenial memiliki minat yang sangat tinggi untuk mencari properti.

Akan tetapi, berbanding terbalik dengan keadaan dilapangan, para anak muda dihadapkan dengan kenyataan tingginya harga hunian yang sebanding terbalik dengan jumlah pendapatan. Kesenjangan ini kerap disepelekan dengan pola hidup mereka yang boros.

Generasi millennial atau Gen Y  didominasi peminat tertinggi pencari properti

Lima tahun terakhir ini demografis pencarian properti sangat meningkat. Sudah tercatat pertumbuhan tren penjualan properti secara year-over-year meningkat sebesar 36,8% pada periode juni 2020 hingga 2021 walaupun pada saat itu sedang berada pada mas pandemi. 

Pada rentang umur 25-43 tahun lah yang paling mencari informasi dan mulai mencari hunian, sekitar 52,7%. Hal ini membuktikan mayoritas anak muda sudah mencapai stabilitas finansial dan baru membina rumah tangga atau keluarga. Dan rentang usia 18-24 tahun 26,7% sudah mulai mencari rumah, kekuatan ekonomi yang sudah baik dan cita-cita ingin memiliki rumah sendiri adalah sebuah hal yang mendorong diri mereka.  20,6% didominasi oleh umur 35-44 tahun yang mencari rumah yang telah berpengalaman dalam hal jual beli properti dan tengah berusaha berinvestasi.

Berdiri sejak 2014 dan sudah lebih 700 rumah terbangun. Sehingga investasi properti bersama PT Jogja Graha Selaras adalah solusi untuk kebutuhan anda yang ingin berinvestasi dibidang properti. Namun juga dapat digunakan sebagai hunian pribadi. Harga mulai drai 500JTan 2LT di Bantul, Yogyakarta.

Categories
ARTIKEL

Investasi Jadi Gaya Hidup Masa Kini, Cari Tahu Cara Praktisnya

Perkembangan dan perubahan zaman adalah suatu hal yang pasti akan terjadi dan hal ini tidak bisa terhindarkan.Oleh sebab itu, kita harus menyiapkan diri kita untuk dapat menyikapinya dengan cara beradaptasi dengan bijak.

Pasti diantara kita pernah merasakan untuk menabung di celengan, perubahan zaman yang ditunjukkan dengan berkembangnya teknologi, membuat masyarakat beralih menabung dengan cara membuka rekening di bank.

Pada zaman dahulu penghasilan perbulan disisihkan dan dimasukkan ke dalam pos sesuai dengan kebutuhan. Hal ini lah yang menjadikan masyarakat masuk dalam kategori saving society. Yang harus diketahui adalah, menabung adalah cara menyimpan uang untuk kebutuhan jangka pendek.

Jika ingin mengembangkan uang dengan  tujuan jangka panjang, pilihlah investasi. Investasi sebenarnya memiliki banyak jenisnya mulai deposito, emas, properti, reksa dana. Ketika kita sudah membiasakan diri untuk menabung dan mengelola keuangan dengan bijak, investasi tentu akan menjadi pilihan gaya hidup yang sangat tepat. 

Berinvestasi membantu merasa aman dan terjamin. Kita akan mendapatkan sumber pendapatan lain yang menjadi passive income. Semakin lama uang yang disimpan dan digunakan sebagai investasi, maka semakin besar keuntungan yang didapatkan. Selain itu kita dapat menurunkan resiko terlilit hutang. 

Jika ingin berinvestasi properti, jangan lupa untuk menghubungi PT Jogja Graha Selaras. Menyediakan investasi properti jangka panjang dan terpercaya. Sudah berdiri sejak 2014 dan sudah lebih 700 rumah terbangun. Sehingga investasi properti bersama PT Jogja Graha Selaras adalah solusi untuk kebutuhan anda yang ingin berinvestasi dibidang properti. Namun juga dapat digunakan sebagai hunian pribadi. 

Categories
ARTIKEL

2 Perumahan Minimalis Terbaik Yang ada di Jogja Bagian Selatan

Saat ini perumahan dengan konsep minimalis tengah banyak dipilih oleh masyarakat, karena dianggap lebih nyaman dan juga praktis dalam hal perawatan. Minat yang sangat tinggi terkait dengan rumah minimalis membuat banyak pengembang menerapkan konsep ini pada perumahaan nya.

Di Jogja, terdapat beberapa pilihan perumahan minimalis yang bisa dipilih. Bagi anda yang sedang membaca artikel ini dan membutuhkan perumahan di bagian selatan Jogja, terdapat 2 perumahan minimalis dengan fasilitas lengkap, mulai dari kolam renang, lapangan basket, taman bermain, hingga masjid.

KHUSUS UNTUK ANDA! INI 2 PILIHAN PERUMAHAN MINIMALIS TERBAIK YANG DAPAT MENJADI PILIHAN ANDA DI JOGJA BAGIAN SELATAN

Di Jogja bagian Selatan, anda dapat menemukan berbagai pilihan perumahan minimalis dengan fasilitas terlengkap. Untuk itu, adapun 2 perumahan yang kami rekomendasikan yaitu:

  1. Royal Mension

Perumahan minimalis pertama yang dapat anda pilih di Jogja bagian Selatan adalah Royal Mansion. Lebih dari 200 unit telah dibangun. Hunian berkonsep klasik, cukup minimalis dan juga elegan kesan berbeda bagi siapa saja yang berada di dalamnya. Dilengkapi dengan berbagai fasilitas seperti Kolam Renang, Jalan lebar, One Gate system, Security 24 jam, Wifi, Listrik Underground, Masjid, fitness Center, Badminton & Basket Court, Kids club, dan Playground menjadikan hunian ini sangat nyaman dan ramah anak. Royal Mansion adalah salah satu rumah paling laris yang ada di Jogja bagian Selatan, hingga 2023 ini hanya tersisa 3 unit dan harga mulai dari 800 juta- 1 Milyar. Lokasi Royal Mansion cukup strategis, dibuktikan dengan jarak yang cukup dekat dengan POM Bensin, Rumah Sakit, Pasar tradisional, hingga supermarket ataupun Bank.

  1. Kawa Village

Selanjutnya yaitu kawa Village, tidak kalah bagus dengan Royal Mansion, Kawa Village memiliki Konsep Jepang yang modern menghadirkan nuansa alami bak tinggal di negeri Sakura. Konsep ini sangat cocok untuk milenial dengan mobilitas tinggi namun tetap menginginkan tempat pulang yang nyaman dan asri. Akan dibangun lebih dari 70 unit perumahan ini memiliki fasilitas Kolam renang, Masjid, Jalan lebar, dan Security 24 jam. Lokasi dari Kawa Village tidak jauh dari Royal Mansion, hanya berjarak 400m, sehingga lokasi diantara keduanya sangat cukup strategis.

Categories
ARTIKEL

Agar Rumah Selalu Bersih Dan Rapi, Lakukan Hal ini

Siapa yang tidak senang jika memiliki rumah yang bersih dan rapi? Agar rumah tampak bersih dan rapi kita perlu untuk konsisten dalam menjaga kebersihan rumah setiap saat. Kegiatan ini perlu dilakukan secara rutin oleh semua anggota keluarga sehingga pekerjaan kebersihan rumah akan terasa lebih ringan. Lalu bagaimana cara menjaga kebersihan rumah sehari-hari?, simak untuk lebih lanjut!

Beberapa cara menjaga kebersihan rumah sehari hari

Agar rumah senantiasa bersih, jangan biasakan untuk menunda pekerjaan untuk membersihkan rumah di satu waktu, misalnya hanya dilakukan pada akhir pekan. Maka akan membuat beban yang lebih besar jika hanya dibersihkan pada akhir pekan.

Selain tidak sehat untuk anggota keluarga, hal ini membuat kita semakin repot karena terlalu banyak bagian yang harus dibersihkan. Oleh sebab itu, sebaiknya membersihkan rumah dilakukan setiap hari, dan membiasakan diri untuk melakukan hal-hal kecil untuk meringankan beban dalam membersihkan rumah, yang paling penting adalah rumah terjaga setiap waktu. 

Ada beberapa kebiasaan yang sehari-hari dapat dijalankan untuk menjaga kebersihan rumah, antara lain sebagai berikut:
 

  1. Membersihkan tempat tidur segera setelah bangun tidur

Salah satu cara yang dapat kita jadikan sebuah kebiasaan baik yaitu dengan membersihkan tempat tidur yang dilakukan setiap hari setelah bangun tidur. Untuk memudahkan kita dalam membersihkan kamar tidur salah satunya yaitu dengan menggunakan sprei yang simpel dan tidak berlapis.

Setelah merapikan tempat tidur, dapat dilanjutkan untuk membuka jendela kamar jika atau pintu kamar. Hal ini bertujuan agar udara segar dan cahaya matahari dapat masuk ke kamar tidur sehingga kamar tidak lembab. Kamar tidur yang lembab dapat menjadi tempat perkembangan kuman dan bakteri.

  1. Mencuci Pakaian setelah dipakai 

Banyak orang yang menganggap hal ini terlalu ribet jika dilakukan setiap hari, jadi kebanyakan memilih untuk menumpuk pakaian yang telah digunakan dan menunggu pakai bertambah setiap harinya, jika dirasa sudah banyak, baru akan di cuci. Padahal sebenarnya mencuci baju setiap hari jauh lebih ringan dibandingkan menumpuknya diakhir pekan. 

Kebiasaan ini sebenarnya meringankan dalam menjaga kebersihan rumah. Pasalnya, kita  hanya perlu mencuci sedikit baju setiap harinya. Selain itu kotoran yang melekat pada pakaian akan lebih mudah diberigkan bils di cuci sesegera mungkin.

  1. Mencuci Piring Setelah Makan  dan Membersihkan Dapur

Biasakan diri untuk mencuci piring ataupun gelas setelah selesai menggunakannya, hal ini juga berlaku untuk area dapur, jika setelah menggunakan dapur wajib langsung untuk mencuci peralatan yang telah digunakan. Kegiatan ini lebih baik daripada menunggu piring kotor menumpuk. Mencuci piring setelah makan bisa menjadi salah satu cara jitu untuk menjaga rumah agar tetap bersih dan rapi.

Pasalnya, bekas piring kotor bisa menjadi sarang kuman yang membawa penyakit. Piring kotor di wastafel dapat mengundang aroma yang tidak sedap, apalagi jika banyak sisa sisa makanan.

  1. Melepas Sepatu Jika Hendak Masuk Rumah

Saat berada diluar rumah, mungkin kita sering tidak menyadari sepatu atau alas kaki yang digunakan telah menginjak banyak hal yang kotor. Meskipun tidak terlihat, kuman bakteri, dan berbagai kotoran menempel di alas kaki yang kita gunakan di luar. Jika anda tidak melepas alas kaki saat memasuki rumah, kotoran yang menempel juga akan mengotori lantai rumah. Untuk mencegah hal ini, harus membiasakan diri untuk melepas sepatu atau alas kaki sebelum masuk kedalam rumah.

  1. Membuang Sampah Pada Tempatnya

Sampah yang berserakan tentu membuat rumah menjadi kotor. Bukan hanya mengganggu pemandangan, hal ini juga dapat menimbulkan banyak penyakit. Oleh sebab itu, anggota keluarga harus ikut berkontribusi untuk selalu membuang sampah pada tempatnya, sehingga rumah tetap akan terjaga dan tidak menimbulkan bau untuk di area rumah.

Categories
ARTIKEL

Hidup Berkualitas Dimulai dari Rumah

Menikmati segelas teh atau bahkan kopi panas di teras rumah, dan diiringi suara air dari kolam ikan di taman halaman rumah, dan tidur nyenyak setiap malam di kamar tidur. Apakah ini adalah salah satu hidup dambaan yang berkualitas dari setiap orang tentang suatu rumah?

Siapa yang tidak mendambakan tinggal di perumahan yang sejuk, dengan lingkungan yang asri dan nyaman? Tentu setiap orang mendambakan hal tersebut, karena hidup berkualitas dimulai dari rumah.

Rumah adalah tempat ternyaman kita untuk pulang, setelah beraktivitas seharian di luar rumah, kita membutuhkan recharge energi. Kembali ke rumah, beristirahat, dan menikmati waktu bersama keluarga adalah hal yang sangat dibutuhkan. Berkumpul dan bercanda untuk melepas rasa penat setelah beraktivitas diluar.

Menghabiskan waktu bersama keluarga dengan mengisi kegiatan yang menyenangkan adalah dambaan semua orang. Lalu kegiatan apa saja yang dapat dilakukan bersama keluarga agar memiliki hidup berkualitas di rumah? Berikut kegiatan yang dapat dijalankan bersama keluarga tersayang:

1. Makan Bersama dengan Keluarga

Semua kegiatan berawal dari dapur. Ketika kita memasak dan menghasilkan makanan yang kita akan makan bersama keluarga, ini adalah kegiatan yang sangat ditunggu untuk semua anggota keluarga. Makan bersama di meja makan adalah salah satu cara kita menikmati masakan yang telah dimasak dan solusi untuk mendekatkan diri bersama keluarga. Keintiman akan muncul saat sedang makan bersama, mulai dapat berincang, dan berdisukusi tentang kegiatan yng telah dilakukan.

2. Menikmati Tayangan Televisi Favorit Keluarga

Ruang keluarga adalah pusat dan kegiatan bersama anggota keluarga. Seringkali kita menghabiskan waktu luang bersama keluarga, salah satunya sambil menikmati tayangan televisi atau film favorit keluarga. Menonton bersama keluarga dapat meningkatkan ikatan batin sesama anggota keluarga.

3. Berkebun Bersama Keluarga

Selain menanamkan kecintaan terhadap lingkungan, kegiatan berkebun adalah salah satu hal yang cukup untuk mengisi kegiatan kosong bersama keluarga. Tentunya memanfaatkan lahan kosong untuk dijadikan sebagai kebun adalah solusi untuk melakukan penghijauan di area rumah. Bisanya perumahan tidak memiliki banyak ruang hijau, sehingga akan lebih baik jika kita dapat memanfaatkan lahan tersebut untuk mejadi kegiatan bersama keluarga.

Jika anda membutuhkan rumah minimalis denagn fasilitas lengkap dapat menghubungi kami. Kami menawarkan perumahan minimalis bergaya Jepang pertama di Yogyakata.

 Kawa Village berlokasi di Jl. Pleret Km. 2,2 Bintaran, Jambidan, Kec. Banguntapan, Bantul, DIY.

Categories
ARTIKEL

Kriteria Dan Tips Memilih Rumah Yang Berkualitas

Perumahan Yogyakarta adalah salah satu perumahan yang banyak dicari, karena lokasi yang tenang nyaman dan lingkungan yang cocok untuk dijadikan tempat tinggal adalah alasan banyak orang. Berikut adalah beberapa informasi yang penting dan perlu diketahui.

Untuk saat ini mencari perumahan di Yogyakarta tidaklah sulit, karena hampir di seluruh wilayah DIY banyak sekali perumahan yang menawarkan keunggulannya mulai dari fasilitas hingga akses jalan dan lingkungan yang proporsional.

Namun yang perlu kita ketahui adalah bahwa tidak semua perumahan berkualitas dan menawarkan fasilitas yang lengkap akan didapatkan dengan harga yang terjangkau. Artinya tidak semua orang yang menjual rumah di Yogyakarta memiliki kritieria yang bagus dan sesuai standar yang dibutuhkan konsumen. Hal ini sangat perlu diperhatikan oleh kita yang sedang mencari perumahan di Yogyakarta. Ini akan sangat menentukan kualitas dari perumahan yang kita akan huni nantinya.

Sebuah perumahan bisa dikatakan perumahan jika memenuhi beberapa persyaratan berikut:


1. Aman

Kriteria yang utama adalah dilihat dari segi keamanan. Keamanan yang dimaksut bisa meliputi banyak hal, yaitu seperti daerah yang tidak rawan bencana alam, area yang tidak rawan kejahatan.

2. Sehat

Sebuah perumahan bisa dikatakan sehat jika jauh dari area yang berpotensi pencemaran lingkungan. Sebagai contohnya adalah dekat dengan tempat pembuangan sampah. Sudah dapat dipastikan jika area seperti ini harus dihindari karena selain menganggu indera penciuman tentu saja dilihat dari segi kesehatan yang tidak baik.

3. Nyaman

Rasa nyaman dapat muncul jika sebuah perumahan dapat memberikan apa saja yang dibutuhkan oleh para penghuninya, yaitu dengan adanya fasilitas yang lengkap.

4. Strategis

Sebuah lokasi perumahan menjadi kriteria penentu dan perlu diperhitungkan. Perumahan yang ideal adalah perumahan yang memiliki lokasi yang strategis sehingga mudah untuk menjangkau tempat umum.

Tips memilih lokasi perumahan bagi anda yang sedang merencanakan memiliki rumah di daerah Yogyakarta, harus memperhatikan posisi rumah yang tepat.

Jika anda tertarik untuk membeli rumah, dan mulai untuk mencari rumah. Anda dapat mengunjungi profil kami PT Jogja Graha Selaras. Rumah hanya mulai 500jt dan menyediakan fasilitas yang lengkap.

Categories
ARTIKEL

5 Gaya Hidup Yang Perlu Di Hindari Jika Ingin Membeli Rumah Di Usia Muda

Mampu membeli rumah adalah sebuah keinginan semua orang, meskipun saat ini anda mungkin belum membutuhkan rumah untuk ditempati, rumah akan menjadi satu hal yang harus kita miliki. Membeli rumah di usia muda juga dapat dipertimbangkan, terlebih untuk menjamin kehidupan mendatang yang nyaman. Kemampuan membeli rumah dipengaruhi oleh faktor gaya hidup, adapun hal yang perlu dihindari jika ingin membeli rumah di usia muda:

  1. Menghabiskan uang untuk berbelanja

Gaya hidup yang perlu dihindari yaitu hobi berbelanja. Menghabiskan banyak uang untuk berbelanja sama sekali tidak akan membantu rencana kita untuk membeli rumah yang kita inginkan, apalagi jika pemasukan yang kita miliki tidak terlalu besar. Intinya yaitu, harus mengingat terkait dengan skala prioritas, sehingga kita dapat manajemen keuangan kita dengan baik dan tidak menghamburkan uang untuk berbelanja barang yang tidak penting.

2. Selalu Makan Siang Di Luar

Untuk membeli satu unit rumah, kita harus memperhatikan hal-hal kecil yang sebenarnya dapat kita rubah dan kurangi. Salah satunya yaitu kebiasaan kita makan siang/malam di luar. Tanpa kita sadari pengeluaran saat kita menghabiskan makan di luar sangat besar, hal ini dapat diminimalisir untuk tidak makan di luar. Sehingga kita dapat mengubah kebiasaan ini dengan membawa makan dari rumah, agar lebih hemat.

3. Selalu Nongkrong Saat Weekend

Nongkrong adalah gaya hidup paling umum yang tentu banyak disukai orang. Kelelahan saat bekerja membuat kita perlu menghabiskan waktu untuk bertemu dan berkumpul dengan teman. Nongkrong akan menjadi bermasalah jika terlalu sering dilakukan, karena biasanya nongkrong dapat menghabiskan sekitar 100 ribu sekali jalan. Sebenarnya pengeluaran nongkrong dapat kita simpan untuk membeli rumah.

4. Gaya Hidup Mewah

Gaya hidup mewah bagi orang kaya tidaklah masalah. Namun, akan membuat susah bila kita harus memaksakan diri untuk menerapkan gaya hidup mewah tersebut. Daripada memaksakan diri untuk melakukan sesuatu yang sebenarnya belum bisa dilakukan, sebaiknya mulailah untuk hidup sederhana sesuai dengan kondisi finansial yang kita miliki. Gaya hidup sederhana dapat membantu kita untuk mendapatkan rumah dengan cepat.

5. Enggan Menabung Untuk Membeli Rumah

Banyak orang yang enggan menabung karena banyak alasan. Untuk dapat membeli rumah di usia muda, maka kita harus sadar untuk mulai berhemat dan menabung sekecil apapun. Sehingga akan membantu kita kedepannya untuk mendapatkan rumah impian yang kita inginkan.

Jika ingin berinvestasi properti anda dapat melihat lebih lanjut terkait dengan properti perumahan merah ala Jepang pertama di Yogyakarta.

PT Jogja Graha Selaras menawarkan hunia mulai dari 500JT



    dibawah 6jt6jt sd 10jtdiatas 10jt

    *Harap menunggu sebentar, dokumen pricelist sedang diunduh kurang lebih 5 s/d 10 detik



      dibawah 6jt6jt sd 10jtdiatas 10jt